Singgah Sejenak di Kota Medan

Posted on

Mahalnya tiket pesawat Banda Aceh – Jakarta, membuat saya memilih alternatif lain, yaitu melalui Kualanamu – Jakarta. Maka jadilah Medan sebagai tujuan saya selanjutnya, setelah selesai menikmati keindahan pulau Weh dan Banda Aceh. Awalnya pengennya sih dimaksimalin explore Aceh nya, tapi kocek berkata lain. Senin malam tanggal 23 Februari 2015 saya berangkat meninggalkan Banda Aceh dari terminal Betoh menuju kota Medan. Ada yang kemudian membuat saya agak terkagum kagum, ketika sampai di terminal mendapati bus bus yang ada di sana keren keren, mikirnya bakal yang bisa, jelek malah. Persepsi saya ini muncul karena yang saya jadikan ukuran adalah bus PMTOH Solo – Banda Aceh, itu bus nya udah seperti kendaraan tempur. Tapi, justru bus PMTOH yang ada di terminal betoh pun juga bagus bagus. Tapi ada sedikit janggal ketika saya dapati di depan kaca ada pelindung, seperti yang ada di kendaraan polisi anti huru hara, saya tanya ke salah satu kenek, kenapa pada dipasangin pelindung? Katanya, masih sering terjadi pelemparan

Dari Titik Nol Kilometer ini, Petualangan di Mulai.

Posted on

Setelah selesai menghadiri walimahan sahabat saya, sekitar pukul satu siang pada tanggal 21 Februari 2015 saya mulai meninggalkan wisma mentari di daerah Peurada menuju pelabuhan Ulee Lheue untuk mengejar penyeberangan jam 2 siang. Rencana mau naik becak motor dari wisma ke pelabuhan, udah nanya ke abang yang jaga wisma kira kira berapa biaya ke pelabuhan, eh malah ditawarin untuk naik ojek yang nariknya dia sendiri. Peurada – Ulee Lheue kurang lebih 20 menit perjalanan, udah deg deg an aja takut ketinggalan penyeberangan. Ternyata setelah sampai di Pelabuhan, penyeberangan ke pulau Weh diundur jadi jam 4 sore. Walhasil harus ngejogrok di pelabuhan lumayan lama, loket tiket kapal roro yang akan saya tumpangi pun baru buka sekitar setengah tigaan. Sebenarnya ada dua pilihan kapal untuk menyeberang ke pulau Weh, yaitu kapal cepat dan kapal roro, lama perjalanan keduanya selisih setengah jam, kalau menggunakan kapal cepat perjalanan Pelabuhan Ulee Lheue – Pelabuhan Balohan cukup ditempuh 1 jam saja, sedangkan kalau menggunakan kapal roro butuh waktu 1 1/2 jam. Harga tiket kapal cepat mulai dari Rp 80.000 – Rp 110.000 dari kelas Bisnis, VIP dan VVIP,  sedangkan untuk kapal roro mulai dari Rp 25.000 – Rp 45.000, jika membawa kendaraan ada biaya tambahan lagi. Saya memilih menggunakan kapal roro dengan kelas ekonomi, jadi untuk sampai pulau Weh saya cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 25.000.