Bermula dari long weekend dan ajakan teman dari jakarta, hari Jum’at 29 mei 2015 sekitar pukul 14.30 WIB baru kuputuskan untuk pergi ke karimunjawa. Padahal belum ada persiapan sama sekali, kerja pun balik masih pukul 17.30 WIB, belum lagi tiket travel, tiket kapal, dan biro perjalanan ke sana. Yakin gak yakin sih mau berangkat, secara belum pernah bepergian sendirian dengan kendaraan umum. Sore itu juga memanfaatkan koneksi yang ada googling tentang travel dan paketan ke karimunjawa. Beberapa travel kuhubungi dan habis.. 🙁
Kayaknya gak bakalan bisa berangkat, pikiran itu selalu terngiang-ngiang sampe dering nada sms di hp ku bunyi dan isinya untuk berapa orang? dengan penuh semangat ku balas untuk satu orang karena memang berangkat dari jogja sendirian. Beberapa menit kemudian pihak travel mengabarkan kalau masih ada kursi untuk ke karimunjawa dan yang lebih beruntung lagi travel itu menyediakan paketan sekaligus untuk ke karimunjawa. Ahaaaa… keberuntungan sedang berpihak padaku :D. Langsung saja ku booking travel sekaligus paketan 4d3n dengan kapal siginjai yang katanya 5 jaman. Ngebayangin lamanya di kapal saja sudah capek gimana beneran, tapi gapapalah… Demi karimunjawa, rela ijin gak masuk kerja, rela nekad ke sana sendirian, rela naik kapal selama itu, pokokknya demi karimunjawa sang pulau impian sejak jaman kuliah *_*
Tag: pesonaindonesia
Mimpi Menapakkan Kaki di Tanah Rencong, Akhirnya Terwujud
Posted onMenyebut kata Aceh, selalu punya tempat tersendiri di hati saya. Kuliah membuat bertemu dengan berbagai macam orang, dengan latar belakang yang beragam, suku, dan ras. Termasuk kemudian saya bertemu dan berteman dengan saudara saudara saya dari Aceh. Bahkan, kesenian dari Aceh inilah satu satu nya kesenian luar daerah yang pernah saya lihat selama kuliah di Jogja, dua kali malah. Saya pikir Aceh itu ya terdiri dari satu suku dengan satu bahasa, ternyata tidak, beberapa teman ada yang dari suku Aceh dan Gayo, dengan bahasa yang tidak sama. Begitu indahnya Indonesia ini dengan segala keberagamannya. Personally, saya mempunya ikatan dengan Aceh ini, betapa tidak, diawal awal kuliah, saat komputer pertama saya yang baru 4 bulan raib diambil orang, kepada salah satu kawan aceh saya, Qori namanya, kemudian saya meminjam komputernya untuk mengerjakan tugas, terlebih tugas programming, jadi kemampuan programming saya saat ini tidak terlepas dari peran teman saya, pun saat saat akhir kuliah, disaat teman teman satu kos sudah satu per satu lulus, maka saya dalam kesendirian untuk menyelesaikan tugas akhir, di saat itulah kemudian saya pindah satu kontrakan dengan kawan kawan aceh, saya adalah satu satu nya orang yang berasal dari jawa yang ada di kontrakan tersebut. Awal dan akhir perjuangan kuliah saya, selalu ada Aceh di sana.
Dan satu mimpi saya adalah bisa menapakkan kaki di Tanah Rencong ini, bukan hanya karena ada hubungan pribadi dengan kawan kawan yang berasal dari sana, tapi juga karena kekaguman dan rasa hormat saya kepada masyarakat Aceh, yang pada masa penjajahan hingga awal awal berdirinya Negara ini sangat berperan banyak.
Akhirnya setelah sekian lama, mimpi itu terwujud, pergi ke Aceh,
Hai… I’am a fulltime programmer who love travelling.My specialization are in front-end web dev and iOS mobile app dev. This site is one of place where I share my experience.